Thursday, 15 March 2012
Friday, 24 February 2012
Pacaran ???..."ga harus juuga" ^_^
Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran
Jatuh cinta atau rasa tertarik
kepada lawan jenis itu adalah hal yang manusiawi.. Normal kok, kalo gak
ada ketertarikan dan gak pernah jatuh cinta ini baru gak normal. Namun
begitu, ketika rasa tertarik atau jatuh cinta tadi melanda hati kita..
Gak perlu kalang kabut memikirkan cara agar si doi tahu perasaan kita,
kalo belum siap nikah buat apa??? Mau berikrar sumpah pemuda ,
menunggunya jadi pendamping hidup kita?? Atau mau di ikat biar gak lari/
diambil orang dengan hubungan yang tak dihalalkan?? Beuuuhh.. repot
amat si mas bro dan mbak Sist..
Biarkan rasa itu hadir dihati..
biarkan dia bersemayam dihati sebetah-betahnya si cinta dah.. mo ampen
kapan aja silahkan, tapi jangan biarkan rasa itu mengajakmu melanggar
apa-apa yang tidak dibenarkan dalam islam. Masa iya kita yang ngarti
ilmu agama mau ikutan pacaran juga?? Ulah ateuuhh.. Yakin deh.. Kalo
jodoh gak bakal kemane.
Monday, 13 February 2012
RE- ENTER
Tanpa sadar banyak orang hidup dalam tekanan. Bukan karena
beban terlalu berat, atau kekuatan tak memadai. Tapi, karena tidak mau berterus
terang.
Hidup dalam kepura-puraan tak memberikan kenyamanan. Bersikaplah apa adanya. Bila anda kesulitan, jangan tolak bantuan. Sikap terus terang membuka jalan bagi penerimaan orang lain.
Persahabatan dan kerja sama membutuhkan satu hal yang sama, yaitu keakraban antara satu sama lain. Keakraban tercipta bila satu sama lain saling menerima.
Sedangkan penerimaan yang tulus hanya terujud dalam kejujuran dan terus terang. Kepura-puraan itu bagaikan bunga mawar plastik dengan kelopak dan warna sempurna, tapi tidak mewangi. Meski mawar asli tak seindah tiruannya dan segera layu, kita tetap saja menyukainya.
Mengapa?.. karena ada detak kehidupan pada Mawar yg asli.
Hidup dalam kejujuran adalah hidup alami yang sejati. Hidup berpura-pura sama saja membohongi hidup itu sendiri.
Kita bisa memilih untuk hidup apa adanya, dan berhak menginjakkan kaki di bumi ini. Atau, hidup berpura-pura.
Hidup dalam kepura-puraan tak memberikan kenyamanan. Bersikaplah apa adanya. Bila anda kesulitan, jangan tolak bantuan. Sikap terus terang membuka jalan bagi penerimaan orang lain.
Persahabatan dan kerja sama membutuhkan satu hal yang sama, yaitu keakraban antara satu sama lain. Keakraban tercipta bila satu sama lain saling menerima.
Sedangkan penerimaan yang tulus hanya terujud dalam kejujuran dan terus terang. Kepura-puraan itu bagaikan bunga mawar plastik dengan kelopak dan warna sempurna, tapi tidak mewangi. Meski mawar asli tak seindah tiruannya dan segera layu, kita tetap saja menyukainya.
Mengapa?.. karena ada detak kehidupan pada Mawar yg asli.
Hidup dalam kejujuran adalah hidup alami yang sejati. Hidup berpura-pura sama saja membohongi hidup itu sendiri.
Kita bisa memilih untuk hidup apa adanya, dan berhak menginjakkan kaki di bumi ini. Atau, hidup berpura-pura.
"apel kehidupan"
@ ale dhandiez


